Jumat, 05 April 2013

MEMILIH OLI YANG BAGUS UNTUK SATRIA F150,


Sedikit review saya beberapa Oli yang sudah pernah masuk di Engine Satria FU 150.



SGO SAE 20w50 API SG, JASO MA

Fu 150 Saya tahun 2009, Saat keluar dari Dealer oli yang merendam gear dan Kopling baru saya adalah oli bawaan Suzuki yaitu SGO. Kebetulan Saya tinggal di rumah dinas yang jarak antara dealer dan Rumah sekitar 140km. Maklum tinggal di pedalaman Maluku. hehehe...
Keluar dari dealer motor langsung "diajak pulang".
Mungkin Karena medan yang dilalui dari dealer ke rumah berbukit-bukit, tanjakan dan turunan, sesampai di rumah oli berkurang. Saat di standar tengah, di jendela-periksa oli oli sudah tidak terilhat. Waduh menguap banyak juga nih...
Karena Motor masih baru, sekalian saja langsung oli di ganti. padahal odometer masih kurang dari 200. Selama penggunaan nggak ada masalah, mungkin karena motor masih baru dan oli juga masih baru. Saat oli dikeluarkan dari mesin oli masih relatif jernih.



Castrol Active Go SAE 20w40 API SF JASO MA

Karena lokasi yang lumayan remote, dan ketersedian pilihan oli tidak beragam seperti dikota-kota, akhirnya oli ganti ke Castrol Active yang warna putih. karena kebetulan saat stok di toko terdekat satu-satunya yang menjula oli adalah mesran super, federal, top 1 dan Castrol active g. Kalau mau merek lain harus ke kota (masohi) yang jaraknya wujubune.. akhirnya dicobalah oli castrol ini. berhubung kemasaan 800ml kudu beli dua botol deh.. Selama penggunaan castrol ini tidak ada masalah berarti. odometer pada angka 200-700 relatif tidak ada masalah. Perpindahan gigi mudah, pemanasan pagi hari juga langsung jreng... tapi Pada Kilometer 700an keatas (penggunaan oli 500KM lebih) mulai terasa perpindahan gigi sedikit keras. Warna oli juga mulai agak keruh. MUNGKIN dari analisa saya karena motor masih baru, jadi permukaan komponen mesin motor belum halus dengan sempurna. 
Akhirnya pada ketika Angka odometer menunjukkan 1000 sekian, Castrol putih dipaksa harus keluar.

Castrol Power one SAE 15w40 API SG JASO MA

oli dengan Botol warna gold ini mengguyur mesin. sekalian ganti filter oli dan service juga. Lumayan Pede juga dengan oli ini. mesin terasa lebih enteng dibanding Castrol putih dan SGO. nggak tau mungkin karena habis service atau memang karena oli. Tapi kendalanya mesin lebih berisik dan sedikit lebih panas.
dipakai bolak balik Saleman-arara jarak 148km. baru 3 kali(total 444km), warna oli sudah mulai berubah. Perpindahan gigi mulai agak susah. Saya merasa kurang puas dengan oli yang satu ini. saya harap oli ini bisa jauh diatas Castrol putih tapi ternyata relatif sama. Memang lebih unggul sedikit soal akslerasi.  Karena merasa belum mendapatkan oli yang cocok saya terus mencari referensi tentang oli, Atas saran bengkel akhirnya saya mencoba membeli oli pertamina fastron, meskipun saat itu umur oli masih 700km. untuk siap-siap kalo oli minta ganti. Saya hunting berbagai sumber dengan mempertimbangan ketersedian oli di kota Masohi, Soal harga urusan nomor dua.

Fastron Forced Synthetic (kuning) SAE 20w50 API SL/CF

Oli untuk mobil ini berkemasan 1liter, jadi cukup membeli 1 botol dulu. 45ribu di masohi. Saat penggunaan castrol mancapai 1000 lebih sedikit, rasa-rasanya pengen segera mencoba Fastron. Akhirnya fastron saya masukkan ke mesin FU. Sambil tetap mencari referensi oli, saya kaget saat membaca sebuah blog (lupa alamatnya, nggak di Save) karena oli mobil tidak bagus untuk kendaraan dikarenakan mesin mobil pada umumnya bekerja pada RPM menengah sedangkan motor lebih sering pada RPM menengah keatas, terlebih Satria FU yang memang di design untuk diajak lari. Selain itu ternyata baru nyadar bahwa Fastron nggak ada sertifikasi JASO MA nya. Padahal JASO(Japan Automotive Standard Association) lebih penting dari pada API(American Petroleum Institute), jika oli peruntukkannya mesin motor buatan jepang. Karena kekhawatiran tersebut akhirnya sebelum 500km oli dipaksa keluar setelah menyediakan oli cadangan Motul Ester 5100.

Motul Ester 5100 SAE 10w40 JASO MA

Oli seharga Rp 95000/liter (di Ambon) terpilih setelah membaca berbagai sumber di internet tentunnya. Berhubung di kota kabupaten (Masohi) tidak tersedia maka saya harus pesan Motul ke ibukota Propinsi maluku. Awal mencoba terasa enak, akslerasi yahuud, kopling juga empuk, perpindahan gigi juga tidak keras. Oli berbau wangi.. waktu service di Masohi mekaniknya sempat bingung, kok wangi dikiranya dicampur pake oli samping, secara baunya kaya permen karet. hihihi... Sampai 1000km lebih tidak ada perubahan dalam performa motor, hanya warna oli mulai keruh. sampai pada kilometer hampir menyentuh 2000 baru warna oli mulai menghitam. Volume oli masih dalam batas rekomendasi. Oli buatan Prancis ini masih melayani mesin dengan baik,tapi berhubung warna oli sudah mulai gelap pada 2300km, akhirnya oli diganti. Kesan saya sangat puas menggunakan Oli ini. akhirnya saya rutin memakai oli ini dan biasanya 2000-2500km oli saya ganti. Memang mesti sedikit ribet, karena mesti pesan dulu ke ambon. jadi biasanya saya akali sekali pesan 3 atau 4 botol sekaligus.

Enduro Racing 4T SAE 10w40 JASO MA2

Karena nyari Motul lumayan susah... dah beberapa kali niti p ke Ambon ternyata stoknya pas nggak ada akhirnya nyoba melakukakan pencarian ulang.  Dan setelah googling nemulah oli ini. Enduro Racing yang dibikin oleh bangsa kita sendiri.. hmmm sip.. Beberapa kali pake cukup memuaskan. Pas dikantong dan enak di mesin, tarikan enteng, mesin nggak terlalu cepet panas, dan SAE 10W40, cocok banged dengan karakter Satria yang memeng memiliki kompresi yang tinggi. ... 45ribu perbotol 1 liter cukup worthed... Wangi lagi...

1 komentar:

cara unik mengatakan...

Saya cocok di shell ax7 klo buat fu mantaap gan